Rabu, 15 Juni 2011

Download driver notebook Axioo Gratis | free download driver axioo | driver axio Centaur, Intellipen, Neon, Picco , Zetta Gratis

Di situs axioo telah tersedia driver Axioo Centaur, Intellipen, Neon, Picco dan Zetta yang bisa didownload secara gratis. Koleksi driver lengkap mulai dari seri pertama notebook Axioo hingga seri terbaru , dan akan tetap terupdate seiring bertambahnya produk notebook Axioo.

Selain driver notebook axioo,juga terdapat update driver dan utility untuk lebih mengoptimalkan kompatiblitas notebook anda.
 Jika ingin mendownload drivernya bisa klik DISINI

Senin, 06 Juni 2011

struktur data | bab stack atau tumpukan

Pengertian stack/tumpukan:
Kumpulan items yang teratur dimana items baru akan dimasukkan ke dan sebuah items akan dikeluarkan dari satu ujung yang sama, yaitu dari TOP sebuah stack.Struktur data linier dimana hanya bagian TOP-nya saja yang bisa diakses.Bersifat LIFO = Last In First Out. Bisa diimplementasikan menggunakan array atau Linked List.

 Ilustrasi Stack
Terdapat dua buah kotak yang ditumpuk, kotak yang satu akan ditumpuk diatas kotak yang lainnya. Jika kemudian stack 2 kotak tadi, ditambah kotak ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya, maka akan diperoleh sebuah stack kotak yang terdiri dari N kotak

OPERASI PADA STACK
2 operasi dasar yang bisa dilaksanakan
pada sebuah stack, yaitu:
ž  Operasi Push (menyisipkan data)‏
            memasukkan data ke dalam stack
ž  Operasi Pop (menghapus data)‏
            menghapus elemen yang terletak pada posisi paling atas dari sebuah stack
langkah-lngkah :
1. buat stack (stack) - create
ž  membuat sebuah stack baru yang masih kosong
ž  spesifikasi:
  tujuan : mendefinisikan stack yang kosong
  input : stack
  syarat awal : tidak ada
  output stack : - (kosong)‏
  syarat akhir : stack dalam keadaan kosong

2. stack kosong (stack) - empty
ž  fungsi untuk menentukan apakah stack dalam keadaan kosong atau tidak
ž  spesifikasi:
  tujuan : mengecek apakah stack dalam keadaan kosong
  input : stack
  syarat awal : tidak ada
  output : boolean
  syarat akhir : stack kosong bernilai true jika stack dalam keadaan kosong
3. stack penuh (stack) - full
ž  fungsi untuk memeriksa apakah stack yang ada sudah penuh
ž  spesifikasi:
  tujuan : mengecek apakah stack dalam keadaan penuh
  input : stack
  syarat awal : tidak ada
  output : boolean
  syarat akhir : stack penuh bernilai true jika stack dalam keadaan penuh

4. push (stack, info baru)‏
ž  menambahkan sebuah elemen kedalam stack.
ž  spesifikasi:
  tujuan : menambahkan elemen, info baru pada stack pada posisi paling atas
  input : stack dan Info baru
  syarat awal : stack tidak penuh
  output : stack
  syarat akhir : stack bertambah satu elemen
5. pop (stack, info pop)‏
ž  mengambil elemen teratas dari stack
ž  spesifikasi:
  tujuan : mengeluarkan elemen dari stack yang berada pada posisi paling atas
  input : stack
  syarat awal : stack tidak kosong
  output : stack dalam info pop
                     syarat akhir : stack berkurang satu elemen 

contoh source code tentang progarn yang mampu melakukan pengecekan terhadap sebuah string yang di dalamnya mengandung satu atau beberapa pasang tanda delimeter yaitu tanda kurung biasa buka dan tutup ‘( )’, tanda kurung kurawal buaka dan tutup ‘{ }’,serta tanda kurung siku buka dan tutup ‘[ ]’. Program mengeluarkan pernyataan ‘benar’, jika struktur string sudah benar dan sebaliknya menguarkan pernyataan ‘salah’ jika struktur string salah. (ada tanda delimeter yang tidak mempunyai pasangan). Program harus mengimplementasikan struktur data stack dengan menggunakan array.
Contoh:
       input:a{bc[d]e}f(g) output: BENAR
       input:a{bc[d}e]f(g) outpur: SALAH


#include "stdio.h"

char data[50];char temp;
char stack[50];int awal;
int taruh;int benar=1;
void main()
{
char jwb;
do
{
  printf("\tprogram delimeter checker\n\n");
  printf("Input data anda: ");
  scanf("%s",&data);
  for(int i=0;i<=100;i++)
  {
    if(data[i]=='{' || data[i]=='(' || data[i]=='[')
     {
       stack[awal+1]=data[i];       awal++;
     }
    else if(data[i]=='}' || data[i]==')' || data[i]==']')
     {
       temp=stack[awal];stack[awal]=NULL;awal--;
       if(temp=='{')
        {     taruh='}';      }
       else if(temp=='(')
        {     taruh=')';       }
       else if(temp=='[')
        {     taruh=']';       }
       if(taruh!=data[i])
        {     benar=0;       }
      }
    }
   if(benar==1)
    {
      printf("\nhasil output: BENAR\n");
    }
   else
    {
      printf("\nhasil output : SALAH\n");
    }
printf("apakah anda ingin mencoba lagi ?? [Y/N] : \n"); scanf("%s",&jwb);
printf("\n");
}while ((jwb=='y') || (jwb=='Y'));
}



semoga bermanfaat



Senin, 30 Mei 2011

struktur data| bab linked list

Salah satu bentuk struktur data yang berisi kumpulan data yang tersusun secarasekuensial, saling bersambungan, dinamis dan terbatas adalah senarai berkait (linked list).Suatu senarai berkait (linked list) adalah suatu simpul (node) yang dikaitkan dengan simpulyang lain dalam suatu urutan tertentu. Suatu simpul dapat berbentuk suatu struktur atauclass.Simpul harus mempunyai satu atau lebih elemen struktur atauclass yang berisi data.
Secara teori, linked list adalah sejumlah node yang dihubungkan secara linier denganbantuanpointer. Dikatakansingle (singly) linked apabila hanya ada satu pointer yangmenghubungkan setiap node. single artinya field pointer-nya hanya satu buah saja dan satu arah.
Senarai berkait adalah struktur data yang paling dasar. Senarai berkait terdiri atassejumlah unsur-unsur dikelompokkan, atau terhubung, bersama-sama di suatu deret yangspesifik. Senarai berkait bermanfaat di dalam memelihara koleksi-koleksi data, yang serupadenganarray/larik yang sering digunakan. Bagaimanapun juga, senarai berkait memberikankeuntungan-keuntungan penting yang melebihi array/larik dalam banyak hal. Secara rinci,senarai berkait lebih efisien di dalam melaksanakan penyisipan-penyisipan dan penghapusan-penghapusan. Senarai berkait juga menggunakan alokasi penyimpanan secara dinamis, yangmerupakan penyimpanan yang dialokasikan padarunti me. Karena di dalam banyak aplikasi,ukuran dari data itu tidak diketahui pada saat kompile, hal ini bisa merupakan suatu atributyang baik juga. Setiapnode akan berbentukstruct dan memiliki satu buahfield bertipestructyang sama, yang berfungsi sebagai pointer. Dalam menghubungkan setiap node, kita dapatmenggunakan carafirst- create- first- access ataupunfirst - create- last- acces s. Yang berbedadengan deklarasistruct sebelumnya adalah satufield bernamanext, yang bertipe struct tnode.Hal ini sekilas dapat membingungkan. Namun, satu hal yang jelas, variabelnext ini akanmenghubungkan kita dengannode di sebelah kita, yang juga bertipe struct tnode. Hal inilahyang menyebabkannext harus bertipe struct tnode.
Bentuk Umum :








contoh source code tentang  program linked list mahasiswa dengan menu input, tampil , delete
SOURCE CODE

 
#include"stdio.h"
struct data
{
     char NAMA[30];
     int NPM;
     int sks;
     char sesi[10];
     struct data *next;
};
     data *head, *tail;int kosong()
     {
     if(head == NULL)
           return 1;
     else
           return 0;
     }
soure code lengkapnya bisa klik DISINI


semoga bermanfaat

Senin, 25 April 2011

struktur data | bab searching atau pencarian

BINARY SEARCH

Metoda Pencarian Biner ( Binary Search) hanya bisa diterapkan jika data array sudah terurut. pengurutan Array bisa menggunakan jenis sorting descending atau asscending. Kelebihan dari Searching dengan metode Binary Sort adalah Untuk Pencarian data yang jumlahnya banyak, waktu pencarian relatif cepat. selain itu beban komputasi juga lebih kecil karena pencarian dilakukan dari depan, belakang, dan tengah. namun ada pula kekurangannya, yaitu data harus disorting dahulu dan Algoritma lebih rumit, tidak baik untuk data berangkai.

Algoritma dari Binary Sort

Proses yang terjadi pada pencarian dengan metode ini adalah sebagai berikut :
1. Membaca Array data
2. Apabila Array belum terurut maka array diurutkan terlebih dahulu.
3. Menentukan data yang akan dicari
4. Menentukan elemen tengah dari array
5. Jika nilai elemen tengah sama dengan data yang dicari, maka pencarian berhenti.
6. Jika elemen tengah tidak sama dengan data yang dicari maka :
      a. Jika nilai elemen tengah > data yang dicari maka pencarian dilakukan pada setengah array pertama.
      b. Jika nilai elemen tengah lebih kecil dari pada data yang dicari maka pencarian dilakukan pada setengah array berikutnya.










Misalkan saya mempunyai data sebagai berikut : 3,1,4,7,25,12,40,78,90,65. Maka data tersebut akan dicek, ternyata setelah dicek datanya belum terurut, maka dengan menggunakan metoda sorting yang sudah ada, maka kita bisa mengurut data tersebut, menjadi : 1,3,4,7,12,25,40,65,78,90
Setelah data tersebut diurutkan maka fungsi binary sort baru mulai bekerja mencari data. berikut cara dari Binary sort mencari data tersebut. misalnya data yang dicari adalah 65. maka pencariannya dijelaskan pada tabel berikut ini :











KETERANGAN :

Pada data range diberi warna Hijau. Pencarian dimulai dari tengah,Kiri dan kanan. rumus untuk Posisi tengahnya adalah ( Posisi Akhir + Posisi Awal )/2. jadi Nilai tengah pada langkah pertama yaitu adalah 12 (berwarna merah) dan nilai targetnya adalah 65 (kuning). Karena nilai data yang dicari > dari data yang ditengah, maka pencarian menjadi dikanan dari nilai tengah. Setelah itu, Maka nilai 12 menjadi awal pencarian, selanjutnya dicari kembali nilai tengah pada range nilai 12 ke kanan sampai pada array dengan nilai 90. ternyata nilai tengahnya adalah 40. kemudian array dari nilai 40 dibandingkan dengan target, ternyata lebih besar, maka pencarian kembali mengarah ke kanan nilai tengah. Array dengan nilai 40 menjadi titik awal pencarian sekarang. dan sekarang nilai tengah nya adalah 65. maka dibandingkan dengan target ternyata sama, maka data sudah Ditemukan.

contoh source code tentang  program  untuk mensimulasikan searching pada sebuah deretan angka menggunakan algoritma Binary Search


#include<stdio.h>

void main()
{
      int bil[50];
      int i, k, n, x,j,temp;k=0;
      printf("Masukkan banyaknya elemen yang diinginkan : ");
      scanf("%d", &n);
      for(i=1; i<=n; i++)
      {
            printf(" Masukkan bilangan ke %d : ", i);
            scanf("%d", &bil[i]);
      }
      printf("\nMasukkan nilai yang akan dicari : ");
      scanf("%d", &x);
      printf("\n");
      printf("\tPROSES SIMULASI\n\n");
      printf("bilangan sebelum di urutkan:\n");
      for(i=1;i<=n;i++)
            printf("%3d",bil[i]);
            printf("\n\n");
      for(i=0;i<=n;i++)
      {
            temp=bil[i];
            for(j=i-1;bil[j]>temp&&j>=1;j--)
            {
                  bil[j+1]=bil[j];
            }
      bil[j+1]=temp;
      }
printf("bil setelah diurutkan :\n");
for(i=1;i<=n;i++)
printf("%3d",bil[i]);
printf("\n\n");
      while ((k<n) && (bil[k]!= x-1))
      {
            printf("bilangan %d tidak sama\n",bil[k+1]);k++;
      }
      while ((k<n) && (bil[k]!= x))
      {
            k++;
      }
      if(bil[k] == x)
      {
            printf("bilangan %d sama\n",x);
            printf(" \nBilangan ditemukan , ");
      }
      else
      {
            printf(" Bilangan tidak ditemukan");
      }
      printf("\n\n");



semoga bermanfaat



Kamis, 14 April 2011

struktur data tentang sorting atau pengurutan

Metode seleksion sort (selection sort) melakukan pengurutan dengan cara mencari data yang terkecil kemudian menukarkannya dengan data yang digunakan sebagai acuan atau sering dinamakan pivot.
Proses pengurutan dengan metide selection dapat dijelaskan sebagai berikut: mula-mula dilakukan pengulangan dari 1  sampai dengan (N-1). Pada tiap-tiap pengulangan dicari data yang paling kecil diantara data yang ke(i+1) sampai dengan data terakhir (=N). data yang terkecil ini kemudian ditukarkan  dengan pivot, yaitu data ke i. tentu saja , apabila data terkecil tersebut lebih besar daripada data ke-I,proses penukaran tidak perlu dilakukan.

untuk lebih jelasnya perhatikan proses pengurutan dengan metode selection yang disajikan pada table di bawah
Proses pengurutan pada table diatas dijelaskan sebagai berikut :
• Pada saat i=1, data yang terkecil dari antara data ke-2 sampai dengan 9 adalah data ke-5,yaitu 3. Dengan demikian data ke-1,yaitu 12, ditukar dengan data ke-5 yaitu 3.
• Pada saat i=2, data yang terkecil dari antara data ke-3 sampai dengan 9 adalah data ke-3,yaitu 9. Dengan demikian data ke-2,yaitu 35, ditukar dengan data ke-3 yaitu 9.
• Pada saat i=3, data yang terkecil dari antara data ke-4 sampai dengan 9 adalah data ke-4,yaitu 11. Dengan demikian data ke-3,yaitu 35, ditukar dengan data ke-4 yaitu 11.
• Demikian seterusnya

Dari algoritma dan program diatas ,dapat disimpulkan bahwa jumlah pembandingan (=C) untuk metode seleksi adalah sebagai berikut:


Jumlah penukaran (=M) yang dilakukan untuk metode seleksi tergantung pada keadaan datanya. Jumlah penukaran minimum dan maksimum dapat dirumuskan sebagai berikut:
Jumlah penukaran minimum terjadi bila data sudah dalam keadaan terurut, sebaliknya jumlah penukaran maksimum terjadi bila  data dalam keadaan urut terbalik.


contoh source code tentang simulasi sorting dengan algoritma selection sort. Dengan banyaknya angka ditentukan oleh inputan user. Catatan: simulasi berarti menampilkan perubahan secara terurut secara tahap demi tahap





#include "stdio.h"


void tampil(int data[], int n)
{
      int i;
      for (i=0;i<n;i++)
      printf("%3d",data[i]);
      printf("\n\n");
}


void urutan(int data[], int n)
{
int akhir, awal, j, tmp;
printf("\n");
printf("    Proses Pengurutannya \n\n");
for(awal=0;awal<n-1;awal++)
    {
      akhir=awal;
      for (j=awal+1;j<n;j++)
       if(data[akhir]>data[j])
          akhir=j;

       
           tmp=data[awal];
         data[awal]=data[akhir];
         data[akhir]=tmp;

      printf(" ke %d =" ,awal+1);
      tampil(data,n);

   }
}

void main ()
{
      int data[50],n;
      printf(" PENGURUTAN DATA DENGAN SELECTION SORT \n\n");
      printf("      masukkan banyak data : ");
      scanf("%d",&n);
      for (int a=0;a<n;a++)
    {
            printf("masukkan data ke %d   = ",a+1);
            scanf("%d",&data[a]);
      }
      urutan(data,n);
      printf("\n\n  hasil pengurutan : \n\n");
      tampil(data,n);

}

semoga bermanfaat..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More